Caption Foto : Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, saat menerima penghargaan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Mencegah (Mendikdasmen) RI / Istimewa
Suarafajar, Jakarta – Komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam memperkuat akses dan kualitas pendidikan kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Kaltim menerima penghargaan Apresiasi Pemerintah Daerah Provinsi atas Kolaborasi dengan Sekolah Swasta dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025–2026.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, kepada Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, dalam Malam Tasyakuran Hardiknas 2026 yang berlangsung di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta, Senin (25/5/2026).
Apresiasi diberikan sebagai bentuk pengakuan atas langkah Pemprov Kaltim yang menjadikan sekolah swasta sebagai bagian penting dalam sistem pendidikan daerah, sekaligus membantu mengatasi keterbatasan daya tampung sekolah negeri.
Usai menerima penghargaan, Rudy Mas’ud menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya memberikan perhatian yang seimbang kepada seluruh lembaga pendidikan, baik negeri maupun swasta, mulai dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi.
“Kami memandang sekolah negeri dan swasta memiliki peran yang sama penting dalam mencetak generasi unggul. Karena itu, dukungan pemerintah diberikan secara merata untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan,” ucap Rudy.
Menurut Rudy, pembangunan sumber daya manusia menjadi prioritas utama Kalimantan Timur. Untuk itu, berbagai kebijakan pendidikan dirancang agar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang gender, agama, suku, maupun budaya.
Ia meyakini transformasi dan inovasi yang terus dilakukan di sektor pendidikan akan menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi yang mampu bersaing di masa depan.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang menentukan kemajuan daerah dan bangsa. Karena itu, kami akan terus memperkuat program-program pendidikan yang berkualitas dan inklusif,” katanya.
Gubernur yang akrab disapa Harum itu juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut terlibat dalam memajukan dunia pendidikan di Benua Etam. Menurutnya, pendidikan merupakan instrumen paling efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memutus rantai kemiskinan.
Selain mendorong wajib belajar hingga jenjang SMA/SMK, Pemprov Kaltim juga terus menjalankan program pendidikan gratis bagi putra-putri daerah yang melanjutkan studi ke perguruan tinggi.
Program tersebut mencakup pembiayaan pendidikan dari jenjang sarjana hingga doktoral, baik di perguruan tinggi dalam daerah, luar daerah, maupun luar negeri.
“Kami ingin anak-anak Kaltim memiliki kesempatan yang luas untuk menempuh pendidikan setinggi mungkin. Belajarlah dengan sungguh-sungguh dan raih masa depan terbaik,” pesan Rudy.
Dalam ajang penghargaan Hardiknas 2026 yang mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, Kalimantan Timur tercatat sebagai salah satu dari tiga provinsi penerima apresiasi bersama Jawa Tengah dan DKI Jakarta. Sementara kategori pemerintah daerah tingkat kota diraih oleh Balikpapan, Surabaya, dan Batam. (JAI)














