Caption Foto : Mantan anggota DPRD Kaltim, Zain Taufiq Nurrohman (Istimewa)
Suarafajar, Samarinda – Memasuki tahun pertama kepemimpinan Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur, Seno Aji, sejumlah program unggulan mulai mendapat sorotan publik. Salah satu yang paling banyak dibahas adalah program pendidikan Gratispol yang sejak awal digadang menjadi solusi akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Kaltim.
Besarnya harapan masyarakat terhadap program tersebut dinilai menjadi salah satu alasan munculnya berbagai kritik pada tahap awal pelaksanaan. Mantan anggota DPRD Kaltim, Zain Taufiq Nurrohman, menilai publik menaruh ekspektasi terlalu tinggi terhadap capaian pemerintahan Rudy–Seno dalam waktu singkat.
“Program Gratispol bukan kebijakan sederhana karena melibatkan cakupan penerima manfaat yang besar serta proses administrasi yang kompleks,” ucap Zain.
Oleh sebab itu, katanya, Pemprov Kaltim harus melakukan sinkronisasi data mahasiswa, menjalin koordinasi dengan banyak perguruan tinggi, hingga menyiapkan skema pembiayaan yang tidak sedikit.
Ia menyebut, tantangan di lapangan menjadi hal yang tidak bisa dihindari pada tahun pertama pelaksanaan program. Karena itu, kekurangan maupun kendala teknis dianggap sebagai bagian dari proses penyesuaian.
“Program sebesar ini tentu membutuhkan waktu. Jadi kalau masih ada kekurangan pada tahap awal, itu hal yang cukup wajar,” ujarnya.
Meski demikian, Zain menilai evaluasi tetap penting agar program tersebut dapat berjalan lebih maksimal pada tahun-tahun berikutnya. Ia optimistis Pemprov Kaltim akan melakukan penyempurnaan berdasarkan pengalaman selama pelaksanaan awal program.
“Fase pertama pemerintahan saat ini merupakan momentum pembelajaran untuk memperbaiki pola pendataan, sistem penyaluran, hingga koordinasi antarlembaga pendidikan,” tegasnya.
Zain juga mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru memberikan penilaian akhir terhadap program unggulan pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa komitmen memperbaiki kekurangan menjadi hal yang lebih penting dibanding mengejar hasil instan dalam waktu singkat. (JAI)















