Caption Foto : Kepala Bidang Kelembagaan Sosial dan Budaya Masyarakat DPMPD Kaltim, Roslindawaty / Istimewa
Suarafajar, Samarinda – Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menjadi sorotan nasional dengan ditunjuk sebagai tuan rumah Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X PKK tahun 2025. Perhelatan berskala besar ini akan digelar di Samarinda pada 7-8 Juli mendatang.
Diperkirakan ribuan peserta dari seluruh provinsi di Indonesia akan hadir di Bumi Etam, menjadikan momentum ini sebagai ajang strategis untuk memperkuat posisi Kaltim dalam pembangunan nasional, terutama di bidang pemberdayaan keluarga dan masyarakat.
Menurut Kepala Bidang Kelembagaan Sosial dan Budaya Masyarakat DPMPD Kaltim, Roslindawaty, penunjukan ini bukan hanya bentuk kepercayaan pusat, tetapi juga peluang emas bagi Kaltim untuk memperlihatkan kualitas penyelenggaraan dan kekuatan gerakan masyarakatnya.
“Ini bukan hanya soal teknis acara, tapi tentang bagaimana kita menciptakan suasana yang membangun, ramah, dan menginspirasi. Kami ingin semua peserta pulang membawa kesan mendalam tentang Kaltim,” ucap Roslindawaty.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim bersama Tim Penggerak PKK serta lintas OPD telah menyiapkan rangkaian kegiatan di sejumlah lokasi strategis, termasuk pameran produk unggulan daerah yang dipusatkan di Kawasan Samarinda Convention Hall.
Tak hanya Rakernas, agenda lain yang turut meramaikan acara ini meliputi Gala Dinner, Festival UMKM, Gerakan Pangan Murah, layanan cek kesehatan gratis hingga pembagian kacamata gratis.
“Semua dirancang untuk menunjukkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan kader PKK,” imbuhnya.
Dengan mengusung tema “Bergerak Bersama PKK, Wujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini diharapkan memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa, sejalan dengan visi besar menuju Indonesia Emas 2045.
“Sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Kaltim juga memanfaatkan forum ini untuk menampilkan kesiapan daerah dari berbagai sektor sekaligus memperkuat jejaring nasional di tengah transformasi besar yang sedang berlangsung,” tutup Roslindawaty.
Penulis : Bibah















