Rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, juga dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dari wilayah Kalimantan, termasuk PJ dan Pjs kabupaten/kota lainnya, serta Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto. Bambang Arwanto menyampaikan bahwa meskipun ada potensi kerawanan dalam Pilkada 2024 di Kalimantan Timur, khususnya di Kukar, situasi saat ini tetap aman dan terkendali.
“Alhamdulillah, sampai sekarang kami belum menemui kendala yang signifikan, meskipun potensi kerawanan cukup besar. Kukar tetap aman berkat kerjasama yang baik antara Pemkab, aparat penegak hukum, dan masyarakat,” ucap Bambang dalam keterangannya setelah rapat.
Lebih lanjut, Bambang menekankan bahwa persiapan Pilkada di Kukar telah mencapai tahap akhir. Pada 24 November mendatang, seluruh logistik pemilu akan didistribusikan ke kecamatan. “Semua surat suara sudah disortir dan dilipat dengan baik. Kami memastikan tidak ada yang rusak atau hilang,” ujarnya.
Bambang juga meminta agar seluruh camat dan kepala desa mempersiapkan tempat penyimpanan logistik dengan aman. “Kami berharap semua proses distribusi logistik berjalan lancar, sehingga pelaksanaan pemilihan bisa berjalan tanpa hambatan,” lanjutnya.
Bambang menekankan betapa pentingnya menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) selama Pilkada ini. Sosialisasi mengenai hal ini telah dilaksanakan secara menyeluruh, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, untuk memastikan tidak ada ASN yang terlibat dalam politik praktis.
“Mari bersama-sama menjaga netralitas ASN demi kelancaran proses demokrasi. Saya berharap masyarakat Kukar akan menggunakan hak pilih mereka dengan penuh kesadaran dan semangat,” tutup Bambang dengan penuh harap.
(ADV/DiskominfoKukar/VIC/NSA)