Caption Foto : Tim Telkom Witel Kaltimtara melakukan kunjungan lanjutan ke Politeknik Kesehatan Kemenkes Kalimantan Timur / HO Suarafajar
Suarafajar, Samarinda – Account Manager Witel Kaltimtara, Herlia, melakukan kunjungan lanjutan ke Politeknik Kesehatan Kemenkes Kalimantan Timur pada Kamis (19/6).
Herlia menjelaskan, kunjungan ini bertujuan untuk menindaklanjuti proses pengadaan layanan digital kampus melalui mekanisme e-katalog serta membahas pemenuhan kebutuhan teknologi informasi yang semakin penting dalam mendukung kegiatan akademik.
“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Telkom dalam mendampingi institusi pendidikan di Kalimantan Timur menuju transformasi digital yang berkelanjutan,” beber Herlia.
Dalam pertemuan tersebut, dijelaskan bahwa proses klik e-katalog belum dapat dilakukan karena Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tengah menjalani perjalanan dinas.
Sebagai tindak lanjut, pihak kampus dan Telkom sepakat untuk menjadwalkan pertemuan lanjutan pada minggu berikutnya, agar proses pengadaan dapat dilanjutkan secara langsung bersama PPK.
“Kami (Telkom) memastikan kesiapan untuk terus mendampingi hingga seluruh proses berjalan sesuai regulasi dan kebutuhan institusi,” ucap Herlia.
Tim IT kampus juga menyampaikan bahwa mereka telah melakukan pengecekan internal terkait rencana peningkatan kapasitas bandwidth layanan yang saat ini digunakan. Usulan untuk peningkatan kecepatan internet menjadi 600 Mbps menjadi salah satu fokus dalam pembahasan teknis, guna memastikan sistem digital kampus tetap andal dalam mendukung aktivitas akademik, sistem informasi mahasiswa, serta layanan berbasis daring lainnya.
Diskusi turut mencakup rencana jangka menengah kampus dalam meningkatkan peringkat Webometric, terutama pada aspek visibility, yang berkaitan dengan aksesibilitas dan keterlihatan digital kampus secara global.
“Kami (Telkom) didorong untuk berkontribusi melalui pendampingan strategis serta berbagi wawasan teknis guna membantu kampus mencapai target yang telah ditetapkan menjelang Webometric 2026. Ini menjadi bagian penting dari upaya peningkatan reputasi institusi di dunia pendidikan tinggi,” ungkap Herlia.
Melalui kolaborasi ini, Telkom menegaskan komitmennya dalam mendorong digitalisasi sektor pendidikan secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga dari sisi strategi peningkatan kualitas dan daya saing kampus di era digital. Kemitraan yang terjalin dengan Poltekkes Kemenkes Kaltim diharapkan dapat menjadi model pengembangan ekosistem kampus digital yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Redaksi Suarafajar)














